Download Koleksi Lagu-lagu Jadul Indonesia mp3 Betharia Shonatha, Nia Daniati, Rhoma Irama, Chrisye, Ebiet G. Ade

Salam sobat....
Lama-lama pengen juga pos di blog kesayangan ini, tadi pagi aku di SMS temen mintak file lagu-lagu jadul terus aku punya inisiatif tuk memposting di blog ini sekalian biar yang laen juga bisa menikmati kalo emang butuh.. hehe...

BioGrafi Iwan Fals
Masa kecil Iwan Fals atau yang biasa kita kenal sebagai Iwan dihabiskan di Bandung, kemudian di Jeddah, Arab Saudi, selama 8 bulan. Bakat musiknya makin terasah di usianya yang ke-13 tahun, saat Iwan banyak menghabiskan waktunya dengan mengamen di Bandung. Bermain gitar dilakukannya sejak masih muda atau belum tua bahkan ia mengamen untuk melatih kemampuannya bergitar dan mencipta lagu. Ketika di SMP, Iwan menjadi gitaris dalam paduan suara sekolah.
Selanjutnya, datang ajakan untuk mengadu nasib di Jakarta dari seorang produser. Ia lalu menjual sepeda motornya untuk biaya membuat master. Iwan rekaman album pertama bersama rekan-rekannya, Toto Gunarto, Helmi, dan Bambang Bule yang tergabung dalam Amburadul, namun album tersebut gagal di pasaran dan Iwan kembali menjalani profesi sebagai pengamen. Album ini sekarang menjadi buruan para kolektor serta fans fanatik Iwan Fals.
Setelah dapat juara di festival musik country, Iwan ikut festival lagu humor. Arwah Setiawan (almarhum), lagu-lagu humor milik Iwan sempat direkam bersama Pepeng, Krisna, dan Nana Krip serta diproduksi oleh ABC Records, tapi juga gagal dan hanya dikonsumsi oleh kalangan tertentu saja. Sampai akhirnya, perjalanan Iwan bekerja sama dengan Musica Studio. Sebelum ke Musica, Iwan sudah rekaman sekitar 4-5 album. Di Musica, barulah lagu-lagu Iwan digarap lebih serius. Album Sarjana Muda, misalnya, musiknya ditangani oleh Willy Soemantri. (www.id.wikipedia.org)

Download Lagunya : 
1. CelotehCamarTolol, DamaiKamiSepanjangHari, ManusiaSetengahDewa, Palestina, Satu-satu : 
    Download
2. Serdadu, Tampomas, Tergila-gila, RinduTebal, Yang Terlupakan : Download
3. Robot Bernyawa, Salah Siapa, Aku Bukan Pilihan, Anak Zaman, Bangsat : Download
4. Ibu, Galang Rambu Anarki, SiPutri dan SiFulun, Tolong Dengar Tuhan : Download


Ebiet G. Ade
Ebiet pertama kali belajar gitar dari kakaknya, Ahmad Mukhodam, lalu belajar gitar di Yogyakarta dengan Kusbini. Semula ia hanya menyanyi dengan menggelar pentas seni di Senisono, Patangpuluhan, Wirobrajan, Yogyakarta dan juga di Jawa Tengah, memusikalisasikan puisi-puisi karya Emily Dickinson, Nobody, dan mendapat tanggapan positif dari pemirsanya. Walau begitu ia masih menganggap kegiataannya ini sebagai hobi belaka. Namun atas dorongan para sahabat dekatnya dari PSK (Persada Studi Klub yang didirikan oleh Umbu Landu Paranggi) dan juga temannya satu kos, akhirnya Ebiet bersedia juga maju ke dunia belantika musik Nusantara. Setelah berkali-kali ditolak di berbagai perusahaan rekam, akhirnya ia diterima di Jackson Record pada tahun 1979.[6]
Jika semula Ebiet enggan meninggalkan pondokannya yang tidak jauh dari pondok keraton, maka fakta telah menunjuk jalan lurus baginya ke Jakarta. Ia melalui rekaman demi rekaman dengan sukses. Sempat juga ia melakukan rekaman di Filipina untuk mencapai hasil yang lebih baik, yakni album Camellia III. Tetapi, ia menolak merekam lagu-lagunya dalam bahasa Jepang, ketika ia mendapat kesempatan tampil di depan publik di sana. (www.id.wikipedia.org)

Download Lagunya:
1. CntaSebeningEmbun, ElegiEsokPagi, AkuInginPulang, ApakahAdaBedanya, Ayah : Download
2. Camenia I, Camelia II, CintakuKandanDiRerumputan, Isu, KalianDengarkanKeluhanku : Download


Chrisye
Chrismansyah Rahadi (lahir dengan nama Christian Rahadi di Jakarta, Indonesia, 16 September 1949 – meninggal di Jakarta, Indonesia, 30 Maret 2007 pada umur 57 tahun) yang lebih dikenal dengan nama panggung Chrisye, merupakan seorang penyanyi dan pencipta lagu asal Indonesia.

Dilahirkan di Jakarta dari keluarga Tionghoa-Indonesia, Chrisye menjadi tertarik dengan musik saat masih muda. Waktu masih belajar di SMA, Chrisye main gitar bas dalam sebuah band yang ia bentuk bersama kakaknya, Joris. Pada akhir dasawarsa 1960-an dia menjadi anggota band Sabda Nada (yang kemudian hari berganti nama menjadi Gipsy). Pada tahun 1973, setelah mengambil cuti beberapa lama, dia mengikuti band tersebut ke New York untuk main musik. Setelah kembali ke Indonesia untuk waktu singkat, dia kembali ke New York dengan band lain, yaitu The Pro's. Sekembali ke Indonesia, pada tahun 1976 dia bekerja sama dengan Gipsy dan Guruh Soekarnoputra untuk merekam album indie Guruh Gipsy.

Setelah keberhasilan Guruh Gipsy, pada tahun 1977 Chrisye menghasilkan dua karya terbaiknya, yaitu "Lilin-Lilin Kecil" tulisan James F. Sundah serta album jalur suara Badai Pasti Berlalu. Sukses kedua karya ini membuat Chrisye direkrut oleh Musica Studios, yang dengan perusahaan rekaman itu dia merilis album solo perdananya, Sabda Alam, pada tahun 1978. Selama kariernya yang lebih dari 25 tahun dia menghasilkan 18 album solo lain, serta main dalam satu film: Seindah Rembulan (1981).

Chrisye meninggal di rumahnya di Jakarta pada tanggal 30 Maret 2007 setelah bertahun-tahun mengidap kanker paru-paru. Dia meninggalkan seorang istri, Gusti Firoza Damayanti Noor, dan empat anak. (www.id.wikipedia.org)

Download Lagunya:
1. Setia, Cintamu Tlah Berlalu, Kala Sang Surya Tenggelam, Aku Cinta Dia, Kala Sang Surya Tenggelam, 
    Kala Cinta Menggoda : Download
2. Selamat Jalan Kekasih, Pergilah Kasih, Malam Pertama, Anak Sekolah, Huru-Hara : Download
3. Kisah Cintaku, Selamat Tinggal Sayang, Seperti yg Kau Minta, Anak Sekolah, Maafkanlah : Download
4. Maafkanlah, Malam Pertama, Kemesraan, Lenny, Sabda Alam : Download
5. Berita Ironi, Nona Lisa, Kisah Insani, Hip Hip Hura, Jumpa Pertama : Download
6. Kisah Cintaku, Cintaku, Juwita, Kesan di Matamu, Kidung : Download

Rhoma Irama 
Pada tahun tujuh puluhan, Rhoma sudah menjadi penyanyi dan musisi ternama setelah jatuh bangun dalam mendirikan band musik, mulai dari band Gayhand tahun 1963. Tak lama kemudian, ia pindah masuk Orkes Chandra Leka, sampai akhirnya membentuk band sendiri bernama Soneta yang sejak 13 Oktober 1973 mulai berkibar. Bersama grup Soneta yang dipimpinnya, Rhoma tercatat pernah memperoleh 11 Golden Record dari kaset-kasetnya.

Berdasarkan data penjualan kaset, dan jumlah penonton film-film yang dibintanginya, penggemar Rhoma tidak kurang dari 15 juta atau 10% penduduk Indonesia. Ini catatan sampai pertengahan 1984. "Tak ada jenis kesenian mutakhir yang memiliki lingkup sedemikian luas", tulis majalah TEMPO, 30 Juni 1984. Sementara itu, Rhoma sendiri bilang, "Saya takut publikasi. Ternyata, saya sudah terseret jauh."

Rhoma Irama terhitung sebagai salah satu penghibur yang paling sukses dalam mengumpulkan massa. Rhoma Irama bukan hanya tampil di dalam negeri tapi ia juga pernah tampil di Kuala Lumpur, Singapura, dan Brunei dengan jumlah penonton yang hampir sama ketika ia tampil di Indonesia. Sering dalam konser Rhoma Irama, penonton jatuh pingsan akibat berdesakan. Orang menyebut musik Rhoma adalah musik dangdut, sementara ia sendiri lebih suka bila musiknya disebut sebagai irama Melayu.

Pada 13 Oktober 1973, Rhoma mencanangkan semboyan "Voice of Moslem" (Suara Muslim) yang bertujuan menjadi agen pembaru musik Melayu yang memadukan unsur musik rock dalam musik Melayu serta melakukan improvisasi atas aransemen, syair, lirik, kostum, dan penampilan di atas panggung. Menurut Achmad Albar, penyanyi rock Indonesia, "Rhoma pionir. Pintar mengawinkan orkes Melayu dengan rock". Tetapi jika kita amati ternyata bukan hanya rock yang dipadu oleh Rhoma Irama tetapi musik pop, India, dan orkestra juga. inilah yang menyebabkan setiap lagu Rhoma memiiki cita rasa yang berbeda. (www.id.wikipedia.org)

Download Lagunya:
1. Purnama, Kehilangan Tongkat, Stres, Bujangan, Kegagalan Cinta : Download
2. Judi, Pengorbanan, Seni, Gali Lobang Tutup Lobang, Primadona : Download
3. Hubungan, Gulali, Kawula Muda, Sumbangan, Begadang : Download
4. Darah Muda, Piano, Viva Dangdut, Haram, Ibu Kota : Download

Nia Daniati
Nia menikah dengan Mohamad Hisham (warga negara Brunei Darussalam) pada tanggal 25 September 1991 di Jakarta. Dari perkawinan mereka lahir seorang anak pada bulan Februari 1992 bernama Olivia Nathania. Mereka bercerai pada tahun 1993. Nia kemudian menikah lagi dengan Farhat Abbas, seorang pengacara pada awal tahun 2002. Nia yang berusia 12 tahun lebih tua dari Farhat menganggap perbedaan itu tak masalah. Beberapa kali pernikahan mereka diguncang hadirnya orang ketiga. Dua tahun setelah mereka menikah, Farhat dikabarkan telah menikahi seorang gadis bernama Melani Sukmawati (yang saat itu berusia 24 tahun) di Bandung.[1] Setahun kemudian, Farhat mengakui telah menikah dengan janda beranak dua, Ani Muryadi pada 19 Juni 2005. Nia pun tegas meminta Farhat untuk memilih dan Farhat memutuskan untuk mempertahankan kelangsungan rumah tangganya dengan Nia yang telah dikaruniai seorang anak.Masalah dengan Lala belum selesai, karena pada akhir tahun 2006, Nia melaporkan Lala ke Polres Jakarta Selatan karena dianggap merendahkan dirinya. Beberapa hari sebelumnya, Lala mengatakan dirinya tidak ingin mengganggu rumah tangga orang lain serta ingin hidup nyaman.

Pada tahun 2005, Farhat pernah minta izin untuk poligami dan tidak dikabulkan oleh Nia, sehingga talak cerai telah dilayangkan oleh Farhat. Mereka tetap tinggal serumah, tetapi pisah ranjang dan sudah berlangsung selama 7 tahun dan akhirnya Nia mengajukan gugat cerai terhadap Farhat. (www.id.wikipedia.org)

Download Lagunya :
1. Gelas-gelas Kaca, Bukalah Pintu Hatimu, Hancur Hatiku, Haiti Terpaut, Kaulah Segalanya : Download
2. Masih Adakah Rindu, Orang Ketiga, Siapa Tak Ingin Disayang, Tak Ingin Dimadu : Download

Betharia Sonatha
Betha, demikian panggilan akrabnya, terkenal sebagai pelantun lagu Hati Yang Luka yang pernah hit pada '90-an. Lagu tersebut mengantarkannya meraih Golden Kaset HDX untuk album Hati Yang Luka. Setelah albumnya yang fantastis tersebut, Betha mengeluarkan albumnya di antaranya, Seandainya (1995), Memoriku Di Karaoke (1997), Best of Betharia Sonatha Karaoke (1999), Melayu Deli Betharia Sonatha (1999) dan Platinum 22 Best Of Betharia Sonatha Vol. 002 (2003). Sejak terjun sebagai penyanyi, Betharia Sonata menelurkan 30 album solo. Ia mengaku menikmati royalti Rp.100 juta per tahun dari jerih payahnya selama ini. Selain penghargaan Golden Kaset, Betha juga meraih 7 Buah Golden Records. Album-albumnya diproduksi oleh Musica Studio's.

Selain menyanyi, Betha yang beragama Islam ini juga bermain dalam film "Kamus Cinta Sang Primadona" dan "Biarkan aku cemburu". Setelah bercerai dengan aktor Willy Dozan, Betha juga ikut membintangi FTV "Pak De" (2007) bersama Didi Petet. (www.id.wikipedia.org)

Download Lagunya:
1. Hati Yang Luka, Kau Tercipta Untukku, Aku Ingin Cinta Yang Nyata, Aku Tak Ingin Sandiwara,  
    BiarKusendiri,.mp3 : Download
2. Biarlah Sendiri, Dia Madu Cintaku, Hatiku Menangis, Hati Yang Luka, Jangan Sebut Nama.mp3: 
    Download





Ingin Belajar Bisnis Online..... "Disini Tempatnya"
 
Rahasia Master SEO

Artikel Terkait


:))   ;))  ;;)   :D  ;)   :p  :((  :)  :(   :X  =((  :-o  :-/  :-* 
:|  8-}   :)]  ~x(  :-t  b-(  :-L  x(    =))

Share this post :

+ komentar + 1 komentar

Poskan Komentar

Kalo Postingan ini ada manfa'at atau menghibur
silahkan komentar, dengan syarat tidak SPAM !!. terima kasih....

Masukan alamat Email kamu disini untuk mendapatkan artikel terbaru..!
Product Image


 
Support : PasarOnlineBanyuwangi.com | UndanganQ | Mas Template
Copyright © 2011. GratisFullTain | Download Software & Ebook - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger